Selasa, 30 Oktober 2012

Gonta-Ganti Template

Diposting oleh Camelia di Selasa, Oktober 30, 2012 0 komentar
Seperti pencarian jati diri. Template blogku masih terus mencari mana template yang sesuai buat blogku. gonta-ganti. ganti lagi. ganti lagi. ganti lagi.
Sampai akhirnya terjadi kasus double posting. Untung udah terselesaikan. Sekarang template blog ini berubah lagi. Tapi setidaknya lebih sesuai sama tema blogku yaitu warung kopi.
yah.. emang tujuan awalnya blog ini mai buat nulis apa aja, ngobrolin apa aja kayak kalo lagi nongkrong di warung sambil ngopi. obrolan apa aja bisa terjadi di sini.
Ganti gak ganti yang penting blogging


Aku nggak tau, apakah template blog ini akan berubah lagi atau tidak. Hmm.. mungkin iya, mengingat blog ini juga blog serba-serbi. Bisa jadi ntar kalo badmood templatenya jadi item semua, atau pas sok imut blog ini jadi gambar hello kitty. Hahaha... apapun yang terjadi nanti, pikirin nanti aja deh.. cuma berharapnya semoga templatenya udah cocok sama yang ini. Hmm... What do you think? What template is suitable to this blog?

Senin, 06 Agustus 2012

Aku Lagi KKN: Panen Kopi

Diposting oleh Camelia di Senin, Agustus 06, 2012 1 komentar
KKN.. KKN.. KKN..
Kembali ke rumah, aku KKN di Temang.gung. Daerah Gesing Kandangan, di sana lagi panen kopi. Sebelum puasa kemaren, aku dkk bantuin panen kopi di ladang. Asik beud. dan kayaknya tu kopi g habis-habis walau diambilin terus. Pas berangkat semangat banget, sampai ada dua orang yang nyasar.

sesampainya di kebun kopi pak kadus, kami langsung petik kopi dengan semangat.
 kata temenku anak TP "Jangan lupa petik merah, loo... biar harganya lebih bagus".

Alkisah, ada dua personil yang nyasar, ini lagi nungguin..

ini bu kadus ^^

Versi kerja keras !

Metik.. metik.. metik.. asik banget lo metik kopi, tapi capek juga. blum terbiasa sih... kapan2 bisa dicoba lagi nih... kopi-kopi ini jenisnya Robusta, ini adalah komoditas utama Desa Gesing, terutama Dusun Sarangan, Maluwih dan Gesing. kalau mau liat panen kopinya, dateng aja ke Desa Gesing, Kandangan Temanggung bulan Juli-Agustus. Selamat bersenang-senang! ^^


Minggu, 05 Agustus 2012

Bicara Soal Perasaan

Diposting oleh Camelia di Minggu, Agustus 05, 2012 2 komentar

Bicara soal perasaan, mau g mau terbayang hal-hal sulit. Sulitnya mengenali rasa, sulitnya memendam rasa, sulitnya menahan rasa. Katanya ada tipe orang yang mudah jatuh cinta dan mudah melupakan. Sepertinya aku termasuk golongan tersebut. Terlepas apakah aku paham atau tidak mengenai cinta itu sendiri.
Kadang aku pikir aku bahkan tidak pernah jatuh cinta. Belum pernah lagi setelah cinta pertamaku saat kelas enam SD. Tapi kadang aku merasa bahwa perasaanku untuk si A, B, C, D, dll itu cinta. Tapi jika itu cinta, kenapa cepat datang dan cepat pula dapat telupakan?
Karena aku tak yakin untuk menyebutnya rasa cinta, lebih baik kusebut rasa suka.
Aku, beberapa bulan lalu masih menyukai seseorang. Yang menurutku jauh dari kriteria cowok idamanku. Aku juga g tau kenapa suka sama dia. Kecuali sifatnya yang aneh, hidungnya yang mancung dan otaknya yang encer, aku tak tau lagi apa yang membuatku menyukainya. Lalu, dia pergi. Pergi, dan sulit ketemu lagi. Awalnya sedih, tapi waktu dapat meredakannya. Lalu aku pun tak yakin lagi apakah aku benar-benar menyukainya.
Sekarang aku lagi dalam suatu masa singkat bersama teman-teman baru. Di sana aku menaruh simpati pada seorang pria. Yang lagi-lagi tak kuketahui kenapa menyukainya. Pada pandangan pertama, aku sudah merasa aku akan cocok dengannya, setidaknya dalam pertemanan. Sekarang dia dalam hubungan main-main dengan salah satu temanku, masih dalam ‘suatu masa singkat bersama teman-teman baru’. Walaupun itu hubungan main-main, kadang aku merasa sedih jika itu benar terjadi. Merasa cemburu jika mereka berdua terlihat sangat dekat. Sedang jika bersamaku, dia hanya diam. Pembicaraan canggung. Hanya hal-hal serius.
Entah darimana perasaan-perasaan itu datang. Apa karena kebutuhanku akan seorang kakak laki-laki?
Atau karena aku terbiasa jadi wanita kuat?
Aku terdidik sebagai gadis kuat. Tidak ada yang sengaja mencetakku menjadi seperti itu. Lingkunganlah penyebabnya. Keluarga dan sekolahku sangat berpengaruh dalam hal ini. Aku gadis yang jarang menangis. Mandiri, dan lebih suka menahan semuanya sendiri. Aku bukan orang manja. Aku bukan gadis yang butuh dikasihani. Tapi..
Kenapa perasaan ini terus datang? Apa karena aku secara tak sadar memilki kebutuhan untuk diperhatikan? Untuk sesekali dimanjakan? Untuk sesekali tidak dituntut tapi dituntun? Dan mungkinkan kebutuhan-kebutuhan tersebut kian bertambah? Hingga kini aku memiliki rasa yang baru pada seorang yang baru?
Aku mendengar dari temanku ‘jadi cewek tu jangan terlalu mandiri, cowok g suka cewek yang terlalu mandiri’. Aku mandiri. So what? Apa aku harus bermanja-manja biar disukai pria? I’m not that desperate. Apa karena aku selalu terlihat kuat dan mandiri, pria-pria di sekitarku tidak dapat menjadi pangeran?
Aku tidak mungkin berubah menjadi gadis manja, menjadi gadis yang lemah. Aku akan tetap seperti ini. Hal-hal cheessy sangat g cocok untukku.
Aku hanya ingin mengatakan sesuatu, untuk diriku dan orang-orang sepertiku. Bahwa dibalik kekuatan wanita, terdapat kerapuhan. Kerapuhan itu tertutup rasa malu dan tuntutan. Tertutup oleh kewajiban. Seolah-olah tidak ada waktu untuk rapuh.
Hal yang sangat menggembirakan jika suatu saat nanti datang seorang pria yang dapat mengulurkan kehangatan dan perhatian yang dapat menopang kerapuhan itu tanpa harus mengganggu ketegaran dan keberanian seorang wanita.
Menanti dia yang aka melengkapi celah jariku.

Sabtu, 28 Juli 2012

Catatan

Diposting oleh Camelia di Sabtu, Juli 28, 2012 0 komentar

Catatan seringkali menunjukkan keadaan hidupmu. saat ini, masa lalu, maupun masa depan. menjadi pemenang adalah harapan semua orang. hanya saja untuk jadi pemenang jalannya tidak mudah. terkadang kerikil yang ditemui justru dari diri sendiri. perang mengatasi rasa kurang percaya diri, perang melawan rasa malas, perang atas rasa sombong, dan susahnya menjaga hati tetap ikhlas. ingin semua berjalan sesuai rencana, sesuai harapan. tapi ternyata hidup tak pernah semudah itu. harus ada onak berduri dan kerikil bertebaran.

mencoba menetapkan hati untuk selalu memulai semangat baru. tapi ada saatnya ketika hati ini merasa lelah. lelah untuk kembali bangkit. lelah untuk mengakui kekalahan. lelah untuk bermimpi. terkadang umur yang kiat bertambah membuat depresi semakin meningkat. rasanya .. ah, entahlah..

ingin menampar kedua pipi. tapi, apakah itu cukup?

Rabu, 25 Juli 2012

Saya lagi Buang Kata

Diposting oleh Camelia di Rabu, Juli 25, 2012 0 komentar
Saya lagi kedinginan. kedingingan. Brrr... dingin. selimutan. masih dingin. Pengen meluk orang. Ada banyak orang di sini tapi nggk bisa dipeluk.
Pengen makan bakso
Pengen minum susu anget
Pengen ngidupin pemanas ruangan yang nggak ada

Saya di tempat KKN. malam hari. Nggak ada kerjaan. Akhirnya ngeblog.

Mungkin sebaiknya istirahat, biar deadline besok terlaksana semua. Semangat!

The Others Touching commercials

Diposting oleh Camelia di Rabu, Juli 25, 2012 0 komentar
These just videos. but these work on me. make me shed tears. :)

#About teacher#

#About brother#

#About hopes#

#About mother#

#About parents and their influence#


I hope this little note can change our point of view. I hope we can live our life to the fullest. And I hope we can bring good advantages to others. :)


A Commercial that Makes You Cry

Diposting oleh Camelia di Rabu, Juli 25, 2012 0 komentar
Ini iklan shampoo, tapi bagus baget. entah kenapa aku nangis banget nonton iklan ini. hope i can do what i wanna do. hope i can reach what i dreamin' of.


hope you also like it. this commercial has touch me.

Apakah Aku Masih Punya Kesempatan?

Diposting oleh Camelia di Rabu, Juli 25, 2012 0 komentar
Aku merasa g bisa apa-apa. Apa yang harus kulakukan? Apa keahlianku? Aku depresi. aku merasa berusaha semampuku. Tapi kenapa nilaiku tetap buruk. Kemana aku yang rajin? Kemana aku yang selalu dipuji guru? Kemana aku yang menjadi kebanggaan ayah/ Kemana aku yang dulu?
Kenapa aku seperti ini? Kenapa aku sekarang seperti ini? Apakah aku kurang ikhlas belajar? apa aku kurang ibadah? Apa aku terlalu menyepelekan?


apakah aku akan sukses? Apakah aku akan berhasil? Apa yang aku inginkan sebenarnya?


Apakah ini karena tujuanku yang duniawi? Apakah aku belajar agar gampang dapet kerja? Atau karena butuh prestise? Apakah aku kuran menghamba padaMu, ya Allah?


Apakah aku masih punya kesempatan?

Sabtu, 21 Juli 2012

15 Juni 2012

Diposting oleh Camelia di Sabtu, Juli 21, 2012 0 komentar


Rasaku mulai memudar. Kemampuan menulisku menumpul. Akan kuasah lagi. Mula-mula dengan menulis diari. Aku sudah lelah menulis diari di buku diari. Entah kenapa. Sekarangpun aku tak tahu mau menulis apa. Hmm.. seminggu aku menjadi pecundang. Terbawa mood, melayang-layang. Tak sadar, hingga kemarin aku tahu telah melewatkan jadwal ujian. Benar-benar merasa jadi pecundang. Kenapa aku bisa melewatkan ujian? Kenapa aku nggak lihat jadwal lagi? Bukankah aku pernah mendapati hal yang sejenis? Kenapa aku nggak belajar dari pengalaman?  Bukankah keledai tidak akan jatuh di lubang yang sama? Apa aku lebih bodoh dari keledai? Bilang mencari jawaban, nyatanya aku tidak bergerak. Masih di tempat yang sama. Aku berjalan tanpa tujuan. Tak tahu  kemana melangkah. Aku merasa buta. Merasa hatiku semakin ... entahlah, keras? Ah, jangan. Aku masih ingin malu. Aku masih ingin mau. Aku masih ingin berkeringat. Aku masih ingin tertawa. Aku bahkan sangat ingin menangis. Kegagalan itu awal kesuksesan. Tapi.. sampai kapan aku akan gagal? Ternyata hatiku tak sekuat itu. Aku harus mengencangkan baut di hatiku. Mengganti tautan yang aus dan memberinya warna yang berbeda. Aku yakin masih ada harapan. Karena ternyata aku masih bisa merasa.

Jumat, 20 Juli 2012

Tentang Air Mata

Diposting oleh Camelia di Jumat, Juli 20, 2012 0 komentar

Air mata, nggak tau kapan datangnya. Adakah orang hidup tanpa air mata? Kenapa tiba-tiba aku menulis tentang air mata? Aku tidak pernah berpikir mendalam sebelumnya tentang air mata. Karena sejujurnya aku orang yang sulit menangis. Entah apa yang membuat otakku membungkam kelenjar air mataku bahkan di saat aku sangat sedih. Air mataku deras keluar ketika aku sangat merasa bersalah dan takut kehilangan sesuatu.

Semalam, tiga teman menangis. Di pelukku, di belakangku, dan di sampingku. Pagi ini satu tema menangis di hadapanku. Keempatnya menangis dengan tema yang berbeda. Dulu aku merasa hanya ada dua jenis air mata. Air mata duka dan air mata bahagia. Ternyata aku salah.

Empat temanku menangis karana sebab yang berbeda. Ada tangis kelelahan, tangis kesedihan, tangis kekecewaan dan tangis penyesalan. Semuanya memiliki rasa yang berbeda.

Terkadang aku pengen bisa menangis saat aku ingin. Tapi ternyata air mata tidak dapat keluar. Lebih mudah air mata akting keluar daripada airmata tulus. Air mata haru. Aku ingin merasakan ragam air mata. I wonder if it’ll make my life colorfull even more. Aku hanya ingin air mataku lebih bermakna. untuk saat ini dan seterusnya
 

Bunga Rumput Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei