Sabtu, 28 Juli 2012

Catatan

Diposting oleh Camelia di Sabtu, Juli 28, 2012 0 komentar

Catatan seringkali menunjukkan keadaan hidupmu. saat ini, masa lalu, maupun masa depan. menjadi pemenang adalah harapan semua orang. hanya saja untuk jadi pemenang jalannya tidak mudah. terkadang kerikil yang ditemui justru dari diri sendiri. perang mengatasi rasa kurang percaya diri, perang melawan rasa malas, perang atas rasa sombong, dan susahnya menjaga hati tetap ikhlas. ingin semua berjalan sesuai rencana, sesuai harapan. tapi ternyata hidup tak pernah semudah itu. harus ada onak berduri dan kerikil bertebaran.

mencoba menetapkan hati untuk selalu memulai semangat baru. tapi ada saatnya ketika hati ini merasa lelah. lelah untuk kembali bangkit. lelah untuk mengakui kekalahan. lelah untuk bermimpi. terkadang umur yang kiat bertambah membuat depresi semakin meningkat. rasanya .. ah, entahlah..

ingin menampar kedua pipi. tapi, apakah itu cukup?

Rabu, 25 Juli 2012

Saya lagi Buang Kata

Diposting oleh Camelia di Rabu, Juli 25, 2012 0 komentar
Saya lagi kedinginan. kedingingan. Brrr... dingin. selimutan. masih dingin. Pengen meluk orang. Ada banyak orang di sini tapi nggk bisa dipeluk.
Pengen makan bakso
Pengen minum susu anget
Pengen ngidupin pemanas ruangan yang nggak ada

Saya di tempat KKN. malam hari. Nggak ada kerjaan. Akhirnya ngeblog.

Mungkin sebaiknya istirahat, biar deadline besok terlaksana semua. Semangat!

The Others Touching commercials

Diposting oleh Camelia di Rabu, Juli 25, 2012 0 komentar
These just videos. but these work on me. make me shed tears. :)

#About teacher#

#About brother#

#About hopes#

#About mother#

#About parents and their influence#


I hope this little note can change our point of view. I hope we can live our life to the fullest. And I hope we can bring good advantages to others. :)


A Commercial that Makes You Cry

Diposting oleh Camelia di Rabu, Juli 25, 2012 0 komentar
Ini iklan shampoo, tapi bagus baget. entah kenapa aku nangis banget nonton iklan ini. hope i can do what i wanna do. hope i can reach what i dreamin' of.


hope you also like it. this commercial has touch me.

Apakah Aku Masih Punya Kesempatan?

Diposting oleh Camelia di Rabu, Juli 25, 2012 0 komentar
Aku merasa g bisa apa-apa. Apa yang harus kulakukan? Apa keahlianku? Aku depresi. aku merasa berusaha semampuku. Tapi kenapa nilaiku tetap buruk. Kemana aku yang rajin? Kemana aku yang selalu dipuji guru? Kemana aku yang menjadi kebanggaan ayah/ Kemana aku yang dulu?
Kenapa aku seperti ini? Kenapa aku sekarang seperti ini? Apakah aku kurang ikhlas belajar? apa aku kurang ibadah? Apa aku terlalu menyepelekan?


apakah aku akan sukses? Apakah aku akan berhasil? Apa yang aku inginkan sebenarnya?


Apakah ini karena tujuanku yang duniawi? Apakah aku belajar agar gampang dapet kerja? Atau karena butuh prestise? Apakah aku kuran menghamba padaMu, ya Allah?


Apakah aku masih punya kesempatan?

Sabtu, 21 Juli 2012

15 Juni 2012

Diposting oleh Camelia di Sabtu, Juli 21, 2012 0 komentar


Rasaku mulai memudar. Kemampuan menulisku menumpul. Akan kuasah lagi. Mula-mula dengan menulis diari. Aku sudah lelah menulis diari di buku diari. Entah kenapa. Sekarangpun aku tak tahu mau menulis apa. Hmm.. seminggu aku menjadi pecundang. Terbawa mood, melayang-layang. Tak sadar, hingga kemarin aku tahu telah melewatkan jadwal ujian. Benar-benar merasa jadi pecundang. Kenapa aku bisa melewatkan ujian? Kenapa aku nggak lihat jadwal lagi? Bukankah aku pernah mendapati hal yang sejenis? Kenapa aku nggak belajar dari pengalaman?  Bukankah keledai tidak akan jatuh di lubang yang sama? Apa aku lebih bodoh dari keledai? Bilang mencari jawaban, nyatanya aku tidak bergerak. Masih di tempat yang sama. Aku berjalan tanpa tujuan. Tak tahu  kemana melangkah. Aku merasa buta. Merasa hatiku semakin ... entahlah, keras? Ah, jangan. Aku masih ingin malu. Aku masih ingin mau. Aku masih ingin berkeringat. Aku masih ingin tertawa. Aku bahkan sangat ingin menangis. Kegagalan itu awal kesuksesan. Tapi.. sampai kapan aku akan gagal? Ternyata hatiku tak sekuat itu. Aku harus mengencangkan baut di hatiku. Mengganti tautan yang aus dan memberinya warna yang berbeda. Aku yakin masih ada harapan. Karena ternyata aku masih bisa merasa.

Jumat, 20 Juli 2012

Tentang Air Mata

Diposting oleh Camelia di Jumat, Juli 20, 2012 0 komentar

Air mata, nggak tau kapan datangnya. Adakah orang hidup tanpa air mata? Kenapa tiba-tiba aku menulis tentang air mata? Aku tidak pernah berpikir mendalam sebelumnya tentang air mata. Karena sejujurnya aku orang yang sulit menangis. Entah apa yang membuat otakku membungkam kelenjar air mataku bahkan di saat aku sangat sedih. Air mataku deras keluar ketika aku sangat merasa bersalah dan takut kehilangan sesuatu.

Semalam, tiga teman menangis. Di pelukku, di belakangku, dan di sampingku. Pagi ini satu tema menangis di hadapanku. Keempatnya menangis dengan tema yang berbeda. Dulu aku merasa hanya ada dua jenis air mata. Air mata duka dan air mata bahagia. Ternyata aku salah.

Empat temanku menangis karana sebab yang berbeda. Ada tangis kelelahan, tangis kesedihan, tangis kekecewaan dan tangis penyesalan. Semuanya memiliki rasa yang berbeda.

Terkadang aku pengen bisa menangis saat aku ingin. Tapi ternyata air mata tidak dapat keluar. Lebih mudah air mata akting keluar daripada airmata tulus. Air mata haru. Aku ingin merasakan ragam air mata. I wonder if it’ll make my life colorfull even more. Aku hanya ingin air mataku lebih bermakna. untuk saat ini dan seterusnya

Minggu, 29 April 2012

SEL DARAH YANG IMUT (?)

Diposting oleh Camelia di Minggu, April 29, 2012 0 komentar
Bulan-bulan ini, aku lagi disibukkan oleh seminar. Seminar di sini bukan ngisi Seminar, tapi suatu mata kuliah yang mengharuskan aku membuat penelitian atau kajian tentang suatu hal. Habis itu, dilaporkan deh.. nah, penelitianku kali ini tentang Profil leukosit Cuora amboinensis dan Amyda cartilaginea. Walau bukan hal yang keren menurut semua orang, tapi ngambil darah dari kura-kura membuatku takjub, nggak tau kenapa. Asik! Ngamatin gimana darah itu bisa diambil, ngatasin hewan yang galak dan suka nggigit, hewan yang usil, ditinggal meleng bentar kabur ke bawah meja. Aneh-aneh aja.. *geleng-geleng.
Terus, aku menunjukkan ke-katrok-anku pas mau ngukur jumlah leukosit pake haemocytometer. Waktu itu aku pake pencahayaan maksimal, dan nggak nemu garis-garis sampe putus asa. Nyoba lagi berulang-ulang tetep ggak ketemu bilik hitungnya. Kadang ketemu tapi tuipissss buangetz.. akhirnya suatu ketika datanglah ilham.. (sebenerya dicariin sama senior, sih..), ternyata diafragmanya belum digeser. Setelah digeser trus pencahayaannya diturunin… Byar! Muncul lah bilik hitung itu secara ajaib *gara-gara frustasi semua menjadi fatamorgana.. --> opo jal?

Semenjak udah bisa nemuin bilik hitung, aku jadi hobi ngitung. Rasanya kegiatan ngintip sel darah yang imut-imut itu jadi terasa menyenangkan. Percaya nggak percaya, ngitung sel darah menjadi kerjaan terfavoritku minggu ini. Trus pas tadi sore Sang Senior bilang, “Wah, jadi ngitung selnya dah selesai ya.. tinggal leukosit differensial.. “. A.. a.. a.. a.. bener juga, berarti sekarang aku nggak ketemu Haemocytometer lagi, nggak ketemu sel-sel imut yang masih seger dan bergerak (karena larutannya lho.. bukan karena idup!), tapi sekarang bakalan ketemu sel darah putih yang udah jadi apusan, terus musti kenalan satu-satu sambil ngabsen ada berapa jumlahnya tiap jenis. Yah, okelah.. mungkin sekarang belum aku sukai, tapi siapa tau ntar aku bakal menemukan keimutan sel leukosit di apusan. Dan menghitung mereka, akan menjadi hal mengasyikkan selanjutnya.. :D

Ps. Bicara soal penelitian, pasti banyak yang punya kendala dan hal yag nyebelin. Seperti temenku nia dan fitri yang masih “washing time.. washing time..” gara-gara sampel kelamaan direndam di bouin. Hahaha..  washing time=wasting time? (oops!)

EMPAT TIPE PEROKOK DI SEKITAR KITA

Diposting oleh Camelia di Minggu, April 29, 2012 0 komentar


Percaya nggak percaya, perokok itu ada empat Tipe (menurutku). Kebetulan, empat tipe yang akan aku jabarkan ini, pernah aku temui semua. Jadi, ini bukan ngarang doang alias based on true story :D

Tipe pertama, perokok baik hati, perokok tipe ini, pantang ngerokok di tempat umum. Jangankan di tempat yang bertuliskan dilarang merokok, di pasar, terminal atau tempat umum lainnya, dia nggak mau ngerokok apalagi kalau banyak anak-anak sama ibu hamil. Ngerokoknya kalau bareng tongkrongan, di kamar dan di ruang khusus aja. Dia menghargai hak orang lain untuk menghirup udara bersih. Toh, dia tetep bisa ngerokok, kan? Tipe ini, masih aku suka, soalnya kalau kumpul cuma bau rokok aja, tapi nggak ada asepnya (but, tetep aja aku tutup idung kalo ngobrol sama dia. Hehe.. maaf ya Brow!)
Tipe yang kedua Perokok Santun. Perokok yang ini, bawaannya pekewuhan alias sering nggak enakan. Perokok tipe ini biasanya punya pribadi yang peka dan bisa menghargai orang lain. Kalau kamu menemukan perokok di tempat umum yang langsung mematikan rokoknya setelah ada yang tutup idung, berarti dia termasuk golongan ini. Kadang dia mematikan rokok sambil bilang, “Maaf ya, Mbak..”. Masih tergolong baik, sih.. bedanya dengan tipe pertama adalah perokok tipe santun hanya akan mematikan rokoknya kalau ada yang terganggu. Kalau nggak ada yang tutup hidung atau ngerasa jengah, dia bakal tetep tancap gas kebul~ kebul~..

Selanjutnya, Tipe ketiga. Tipe ini termasuk tipe perokok yang nggak aku suka. Tipe Cuek, mau ada yang tutup idung, mau ada yang batuk-batuk di sampingnya, tetep aja nglanjutin ngerokoknya. Bodo amat sama orang lain. Yang penting hak gue.. gitu kali ya di pikirannya. Kalau ketemu tipe ini, mending bersabar aja deh.. pindah, cari tempat lain yang bebas asap rokok (kalau ada). Tipe ini adalah tipe yang paling sering ditemukan di tempat umum. Kadang, ada juga Tipe Cuek yang rada pengertian, yaitu yang mau pindah agak jauhan setelah aku bilang “Wah, bau rokok banget, pusing!” hehe.. tapi ya.. perginya sambil pasang muka kecut gitu. *komenku itu sering keluar begitu aja alias kelepasan :P

Tipe empat adalah tipe yang paling nyebelin dibanding semua tipe di atas. Tipe ini bukan cuma cuek, tapi juga ngeselin, aku males ngasih julukan deh.. ntar malah aku kasih julukan aneh-aneh (seperti ‘kurang ajar’, ‘ga tau aturan’, ‘bukan manusia’ dan kawan kawan). Untungnya, aku belum pernah jadi korban langsung tipe ini (seingetku, sih..) temenku yang pernah jadi korban, kasian banget mukanya. Waktu itu aku dan teman-temanku lagi naik bus abis pulang sekolah. Nah, satu temanku kebagian duduk di belakang. Sialnya, dia duduk berdekatan sama perokok-perokok yang kelihatan ‘labil’, ngobrol sampil ketawa ngakak-ngakak plus ngeluarin asap dari mulut dan hidung. Mau nggak mau temenku tutup idung. Eh, tau temenku tutup idung, bukannya merasa sungkan malah nanya,”Bau rokok ya, mb? Maaf ya mba..” trus melakukan gerakan menyudutkan rokok ke lantai, (Stop! Stop! Loh, bukannya itu bagus?).  Tunggu dulu, liat dulu apa yang ia lakukan selanjutnya.. dia nggak jadi ngudutin rokok ke lantai, malah menghisap rokoknya kuat-kuat dan menyemburkannya ke muka temenku, habis itu ketawa ngakak! Asli! Sebel banget liatnya. Tapi aku nggak berani protes, mereka sangar-sangar, sih.. (tambah gondok gara-gara nggak berani protes). Akhirnya cuma memandang iba temenku yang mukaknya udah merah banget. Untung nggak lama kemudian kita udah sampe tempat tujuan. Alhamdulillah.. bisa marah-marah sambil menghirup udara segar (loh?).

Itu tadi empat tipe perokok menurut analisaku. Sebenernya aku nggak suka perokok. Tapi kalau dibilang nggak boleh ngerokok, emang pada mau berhenti? Ya udah lah, hormati hak masing-masing aja. Kalaupun sakit pada akhirnya juga ditanggung si perokok sendiri. Tapi kita nggak boleh menutup mata juga dengan kenyataan bahwa banyak anak yang jadi korban gara-gara bapaknya ngerokok. Kalau muda ngerokok, tuanya musti berhenti sebagai bukti sayang keluarga. Atau bikin ruangan di rumah khusus ruang ngerokok yang lengkap dengan wastafel dan alat gosok gigi. Jadi asapnya  dihirup sendiri, trus habis ngrokok nggak bau lagi (Lah, malah ngasih saran? =_=).

Mungkin aku tipe orang yang bakal dibenci perokok. Hahaha… tapi biarin deh.. setiap orang punya pendapat. Makasih sudah membaca blogku.. :D

Jadi, tipe perokok seperti apa yang ada di sekitarmu?

Selasa, 24 April 2012

Kejar Setoran

Diposting oleh Camelia di Selasa, April 24, 2012 1 komentar
Aku lagi kesambet semangat ^.^d. Semangat lagi berapi-api. kebetulan juga semester ini lagi berkonsentrasi penuh ngajar privat SD-SMP. Kalau dulu cuma asal ngajarin, sekarang punya orientasi. Balik kampus, ngelesin. Kadang ampe malem. Jadwal ngelesin juga bejibun, sekitar 10 kali seminggu. Berasa banget banting tulangnya. Bangun pagi-kuliah-praktikum-ngelesin-pulang dah malem.

Kalau udah capek begitu, kadang berasa pengen ngeluh terus. capek, tugas kuliah belum kelar, organisasi yang dua biji itu musti diperhatiin juga, penelitian yang belum selesai, persiapan KKN ini-itu, dan berasa eneg banget ketika masalah keluarga ikut-ikutan meramaikan isi otakku.

Puncaknya ketika weekend kemarin ada acara pengakraban di Organisasiku. Kalau aku bukan panitia, rasanya pengen ga ikutan. Bukan karena males kumpul-kumpul sama temen dan ngehindarin kewajiban. Cuma, emang lagi banyak pikiran (plus lagi bokek). Tapi akhirnya, hari Sabtu aku berangkat juga. Sehari sebelumnya, kucancel jadwal ngajarku, diganti hari Minggunya. Aku niatin untuk bener-bener refreshing...

Main

Curhat

Games

Liat pantai

Nyanyi-nyanyi

Lari-lari..... intinya seneng-seneng

Akhirnya pas hari Ahad balik ke kosan. Dor.. dor.. dor.. berasa ditembakin jadwal-jadwal yang ketunda. sebenernya aku ga super sibuk sekali. Cuma berasa ni otak penuh banget. Maen ke pantai sama sekali nggak berasa refresh..Pulang istirahat bentar, lanjut ngelesin di 2 tempat, nggantiin absenku kemarin. Belum keinget kalo besok musti presentasi kuliah dan tidak stabilnya data penelitianku.

Akhirnya... sejenak berasa kacau, jadwal, tugas, dll muter-muter di otakku.

Ambil hape, sms temen.

dijawab yang intinya. Bikin prioritas sana biar nggak pusing. Trus, beli barang yang penting2 aja, biar nggak kaya kejar setoran.

kupikir2, bener juga ya... Aku jadi kayak ngejar setoran, ngelesin belasan kali seminggu, ga ada ampun. Aku perlu istirahat. Bukan main atau lari ke kegiatan Hedon. Aku musti berhenti berlari, sejenak.. ambil napas panjang.. berpikir santai... mengumpulkan tenaga.. agar bisa berlari lagi.

mengistirahatkan hati dan pikiran.. Jangan kejar setoran!

Sip, akhirnya aku bisa semangat lagi, deh! #makasih buat temen2 yang memberiku support :)

 

Bunga Rumput Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei