Rabu, 25 Juli 2012

Apakah Aku Masih Punya Kesempatan?

Diposting oleh Camelia di Rabu, Juli 25, 2012 0 komentar
Aku merasa g bisa apa-apa. Apa yang harus kulakukan? Apa keahlianku? Aku depresi. aku merasa berusaha semampuku. Tapi kenapa nilaiku tetap buruk. Kemana aku yang rajin? Kemana aku yang selalu dipuji guru? Kemana aku yang menjadi kebanggaan ayah/ Kemana aku yang dulu?
Kenapa aku seperti ini? Kenapa aku sekarang seperti ini? Apakah aku kurang ikhlas belajar? apa aku kurang ibadah? Apa aku terlalu menyepelekan?


apakah aku akan sukses? Apakah aku akan berhasil? Apa yang aku inginkan sebenarnya?


Apakah ini karena tujuanku yang duniawi? Apakah aku belajar agar gampang dapet kerja? Atau karena butuh prestise? Apakah aku kuran menghamba padaMu, ya Allah?


Apakah aku masih punya kesempatan?

Sabtu, 21 Juli 2012

15 Juni 2012

Diposting oleh Camelia di Sabtu, Juli 21, 2012 0 komentar


Rasaku mulai memudar. Kemampuan menulisku menumpul. Akan kuasah lagi. Mula-mula dengan menulis diari. Aku sudah lelah menulis diari di buku diari. Entah kenapa. Sekarangpun aku tak tahu mau menulis apa. Hmm.. seminggu aku menjadi pecundang. Terbawa mood, melayang-layang. Tak sadar, hingga kemarin aku tahu telah melewatkan jadwal ujian. Benar-benar merasa jadi pecundang. Kenapa aku bisa melewatkan ujian? Kenapa aku nggak lihat jadwal lagi? Bukankah aku pernah mendapati hal yang sejenis? Kenapa aku nggak belajar dari pengalaman?  Bukankah keledai tidak akan jatuh di lubang yang sama? Apa aku lebih bodoh dari keledai? Bilang mencari jawaban, nyatanya aku tidak bergerak. Masih di tempat yang sama. Aku berjalan tanpa tujuan. Tak tahu  kemana melangkah. Aku merasa buta. Merasa hatiku semakin ... entahlah, keras? Ah, jangan. Aku masih ingin malu. Aku masih ingin mau. Aku masih ingin berkeringat. Aku masih ingin tertawa. Aku bahkan sangat ingin menangis. Kegagalan itu awal kesuksesan. Tapi.. sampai kapan aku akan gagal? Ternyata hatiku tak sekuat itu. Aku harus mengencangkan baut di hatiku. Mengganti tautan yang aus dan memberinya warna yang berbeda. Aku yakin masih ada harapan. Karena ternyata aku masih bisa merasa.

Jumat, 20 Juli 2012

Tentang Air Mata

Diposting oleh Camelia di Jumat, Juli 20, 2012 0 komentar

Air mata, nggak tau kapan datangnya. Adakah orang hidup tanpa air mata? Kenapa tiba-tiba aku menulis tentang air mata? Aku tidak pernah berpikir mendalam sebelumnya tentang air mata. Karena sejujurnya aku orang yang sulit menangis. Entah apa yang membuat otakku membungkam kelenjar air mataku bahkan di saat aku sangat sedih. Air mataku deras keluar ketika aku sangat merasa bersalah dan takut kehilangan sesuatu.

Semalam, tiga teman menangis. Di pelukku, di belakangku, dan di sampingku. Pagi ini satu tema menangis di hadapanku. Keempatnya menangis dengan tema yang berbeda. Dulu aku merasa hanya ada dua jenis air mata. Air mata duka dan air mata bahagia. Ternyata aku salah.

Empat temanku menangis karana sebab yang berbeda. Ada tangis kelelahan, tangis kesedihan, tangis kekecewaan dan tangis penyesalan. Semuanya memiliki rasa yang berbeda.

Terkadang aku pengen bisa menangis saat aku ingin. Tapi ternyata air mata tidak dapat keluar. Lebih mudah air mata akting keluar daripada airmata tulus. Air mata haru. Aku ingin merasakan ragam air mata. I wonder if it’ll make my life colorfull even more. Aku hanya ingin air mataku lebih bermakna. untuk saat ini dan seterusnya

Minggu, 29 April 2012

SEL DARAH YANG IMUT (?)

Diposting oleh Camelia di Minggu, April 29, 2012 0 komentar
Bulan-bulan ini, aku lagi disibukkan oleh seminar. Seminar di sini bukan ngisi Seminar, tapi suatu mata kuliah yang mengharuskan aku membuat penelitian atau kajian tentang suatu hal. Habis itu, dilaporkan deh.. nah, penelitianku kali ini tentang Profil leukosit Cuora amboinensis dan Amyda cartilaginea. Walau bukan hal yang keren menurut semua orang, tapi ngambil darah dari kura-kura membuatku takjub, nggak tau kenapa. Asik! Ngamatin gimana darah itu bisa diambil, ngatasin hewan yang galak dan suka nggigit, hewan yang usil, ditinggal meleng bentar kabur ke bawah meja. Aneh-aneh aja.. *geleng-geleng.
Terus, aku menunjukkan ke-katrok-anku pas mau ngukur jumlah leukosit pake haemocytometer. Waktu itu aku pake pencahayaan maksimal, dan nggak nemu garis-garis sampe putus asa. Nyoba lagi berulang-ulang tetep ggak ketemu bilik hitungnya. Kadang ketemu tapi tuipissss buangetz.. akhirnya suatu ketika datanglah ilham.. (sebenerya dicariin sama senior, sih..), ternyata diafragmanya belum digeser. Setelah digeser trus pencahayaannya diturunin… Byar! Muncul lah bilik hitung itu secara ajaib *gara-gara frustasi semua menjadi fatamorgana.. --> opo jal?

Semenjak udah bisa nemuin bilik hitung, aku jadi hobi ngitung. Rasanya kegiatan ngintip sel darah yang imut-imut itu jadi terasa menyenangkan. Percaya nggak percaya, ngitung sel darah menjadi kerjaan terfavoritku minggu ini. Trus pas tadi sore Sang Senior bilang, “Wah, jadi ngitung selnya dah selesai ya.. tinggal leukosit differensial.. “. A.. a.. a.. a.. bener juga, berarti sekarang aku nggak ketemu Haemocytometer lagi, nggak ketemu sel-sel imut yang masih seger dan bergerak (karena larutannya lho.. bukan karena idup!), tapi sekarang bakalan ketemu sel darah putih yang udah jadi apusan, terus musti kenalan satu-satu sambil ngabsen ada berapa jumlahnya tiap jenis. Yah, okelah.. mungkin sekarang belum aku sukai, tapi siapa tau ntar aku bakal menemukan keimutan sel leukosit di apusan. Dan menghitung mereka, akan menjadi hal mengasyikkan selanjutnya.. :D

Ps. Bicara soal penelitian, pasti banyak yang punya kendala dan hal yag nyebelin. Seperti temenku nia dan fitri yang masih “washing time.. washing time..” gara-gara sampel kelamaan direndam di bouin. Hahaha..  washing time=wasting time? (oops!)

EMPAT TIPE PEROKOK DI SEKITAR KITA

Diposting oleh Camelia di Minggu, April 29, 2012 0 komentar


Percaya nggak percaya, perokok itu ada empat Tipe (menurutku). Kebetulan, empat tipe yang akan aku jabarkan ini, pernah aku temui semua. Jadi, ini bukan ngarang doang alias based on true story :D

Tipe pertama, perokok baik hati, perokok tipe ini, pantang ngerokok di tempat umum. Jangankan di tempat yang bertuliskan dilarang merokok, di pasar, terminal atau tempat umum lainnya, dia nggak mau ngerokok apalagi kalau banyak anak-anak sama ibu hamil. Ngerokoknya kalau bareng tongkrongan, di kamar dan di ruang khusus aja. Dia menghargai hak orang lain untuk menghirup udara bersih. Toh, dia tetep bisa ngerokok, kan? Tipe ini, masih aku suka, soalnya kalau kumpul cuma bau rokok aja, tapi nggak ada asepnya (but, tetep aja aku tutup idung kalo ngobrol sama dia. Hehe.. maaf ya Brow!)
Tipe yang kedua Perokok Santun. Perokok yang ini, bawaannya pekewuhan alias sering nggak enakan. Perokok tipe ini biasanya punya pribadi yang peka dan bisa menghargai orang lain. Kalau kamu menemukan perokok di tempat umum yang langsung mematikan rokoknya setelah ada yang tutup idung, berarti dia termasuk golongan ini. Kadang dia mematikan rokok sambil bilang, “Maaf ya, Mbak..”. Masih tergolong baik, sih.. bedanya dengan tipe pertama adalah perokok tipe santun hanya akan mematikan rokoknya kalau ada yang terganggu. Kalau nggak ada yang tutup hidung atau ngerasa jengah, dia bakal tetep tancap gas kebul~ kebul~..

Selanjutnya, Tipe ketiga. Tipe ini termasuk tipe perokok yang nggak aku suka. Tipe Cuek, mau ada yang tutup idung, mau ada yang batuk-batuk di sampingnya, tetep aja nglanjutin ngerokoknya. Bodo amat sama orang lain. Yang penting hak gue.. gitu kali ya di pikirannya. Kalau ketemu tipe ini, mending bersabar aja deh.. pindah, cari tempat lain yang bebas asap rokok (kalau ada). Tipe ini adalah tipe yang paling sering ditemukan di tempat umum. Kadang, ada juga Tipe Cuek yang rada pengertian, yaitu yang mau pindah agak jauhan setelah aku bilang “Wah, bau rokok banget, pusing!” hehe.. tapi ya.. perginya sambil pasang muka kecut gitu. *komenku itu sering keluar begitu aja alias kelepasan :P

Tipe empat adalah tipe yang paling nyebelin dibanding semua tipe di atas. Tipe ini bukan cuma cuek, tapi juga ngeselin, aku males ngasih julukan deh.. ntar malah aku kasih julukan aneh-aneh (seperti ‘kurang ajar’, ‘ga tau aturan’, ‘bukan manusia’ dan kawan kawan). Untungnya, aku belum pernah jadi korban langsung tipe ini (seingetku, sih..) temenku yang pernah jadi korban, kasian banget mukanya. Waktu itu aku dan teman-temanku lagi naik bus abis pulang sekolah. Nah, satu temanku kebagian duduk di belakang. Sialnya, dia duduk berdekatan sama perokok-perokok yang kelihatan ‘labil’, ngobrol sampil ketawa ngakak-ngakak plus ngeluarin asap dari mulut dan hidung. Mau nggak mau temenku tutup idung. Eh, tau temenku tutup idung, bukannya merasa sungkan malah nanya,”Bau rokok ya, mb? Maaf ya mba..” trus melakukan gerakan menyudutkan rokok ke lantai, (Stop! Stop! Loh, bukannya itu bagus?).  Tunggu dulu, liat dulu apa yang ia lakukan selanjutnya.. dia nggak jadi ngudutin rokok ke lantai, malah menghisap rokoknya kuat-kuat dan menyemburkannya ke muka temenku, habis itu ketawa ngakak! Asli! Sebel banget liatnya. Tapi aku nggak berani protes, mereka sangar-sangar, sih.. (tambah gondok gara-gara nggak berani protes). Akhirnya cuma memandang iba temenku yang mukaknya udah merah banget. Untung nggak lama kemudian kita udah sampe tempat tujuan. Alhamdulillah.. bisa marah-marah sambil menghirup udara segar (loh?).

Itu tadi empat tipe perokok menurut analisaku. Sebenernya aku nggak suka perokok. Tapi kalau dibilang nggak boleh ngerokok, emang pada mau berhenti? Ya udah lah, hormati hak masing-masing aja. Kalaupun sakit pada akhirnya juga ditanggung si perokok sendiri. Tapi kita nggak boleh menutup mata juga dengan kenyataan bahwa banyak anak yang jadi korban gara-gara bapaknya ngerokok. Kalau muda ngerokok, tuanya musti berhenti sebagai bukti sayang keluarga. Atau bikin ruangan di rumah khusus ruang ngerokok yang lengkap dengan wastafel dan alat gosok gigi. Jadi asapnya  dihirup sendiri, trus habis ngrokok nggak bau lagi (Lah, malah ngasih saran? =_=).

Mungkin aku tipe orang yang bakal dibenci perokok. Hahaha… tapi biarin deh.. setiap orang punya pendapat. Makasih sudah membaca blogku.. :D

Jadi, tipe perokok seperti apa yang ada di sekitarmu?

Selasa, 24 April 2012

Kejar Setoran

Diposting oleh Camelia di Selasa, April 24, 2012 1 komentar
Aku lagi kesambet semangat ^.^d. Semangat lagi berapi-api. kebetulan juga semester ini lagi berkonsentrasi penuh ngajar privat SD-SMP. Kalau dulu cuma asal ngajarin, sekarang punya orientasi. Balik kampus, ngelesin. Kadang ampe malem. Jadwal ngelesin juga bejibun, sekitar 10 kali seminggu. Berasa banget banting tulangnya. Bangun pagi-kuliah-praktikum-ngelesin-pulang dah malem.

Kalau udah capek begitu, kadang berasa pengen ngeluh terus. capek, tugas kuliah belum kelar, organisasi yang dua biji itu musti diperhatiin juga, penelitian yang belum selesai, persiapan KKN ini-itu, dan berasa eneg banget ketika masalah keluarga ikut-ikutan meramaikan isi otakku.

Puncaknya ketika weekend kemarin ada acara pengakraban di Organisasiku. Kalau aku bukan panitia, rasanya pengen ga ikutan. Bukan karena males kumpul-kumpul sama temen dan ngehindarin kewajiban. Cuma, emang lagi banyak pikiran (plus lagi bokek). Tapi akhirnya, hari Sabtu aku berangkat juga. Sehari sebelumnya, kucancel jadwal ngajarku, diganti hari Minggunya. Aku niatin untuk bener-bener refreshing...

Main

Curhat

Games

Liat pantai

Nyanyi-nyanyi

Lari-lari..... intinya seneng-seneng

Akhirnya pas hari Ahad balik ke kosan. Dor.. dor.. dor.. berasa ditembakin jadwal-jadwal yang ketunda. sebenernya aku ga super sibuk sekali. Cuma berasa ni otak penuh banget. Maen ke pantai sama sekali nggak berasa refresh..Pulang istirahat bentar, lanjut ngelesin di 2 tempat, nggantiin absenku kemarin. Belum keinget kalo besok musti presentasi kuliah dan tidak stabilnya data penelitianku.

Akhirnya... sejenak berasa kacau, jadwal, tugas, dll muter-muter di otakku.

Ambil hape, sms temen.

dijawab yang intinya. Bikin prioritas sana biar nggak pusing. Trus, beli barang yang penting2 aja, biar nggak kaya kejar setoran.

kupikir2, bener juga ya... Aku jadi kayak ngejar setoran, ngelesin belasan kali seminggu, ga ada ampun. Aku perlu istirahat. Bukan main atau lari ke kegiatan Hedon. Aku musti berhenti berlari, sejenak.. ambil napas panjang.. berpikir santai... mengumpulkan tenaga.. agar bisa berlari lagi.

mengistirahatkan hati dan pikiran.. Jangan kejar setoran!

Sip, akhirnya aku bisa semangat lagi, deh! #makasih buat temen2 yang memberiku support :)

Selasa, 27 Maret 2012

My Favourite Korean Ballad Songs Part I

Diposting oleh Camelia di Selasa, Maret 27, 2012 0 komentar
kamu suka musik? musik apa? aku suka banyak jenis musik. tapi ada musik yang enak banget didenger saat belajar, mau tidur, pas galau atau pas seneng enak juga. nih beberapa lagu ballad yang aku suka. ada yang bukan ballad sih.. tapi lagu slow juga. semuanya enak dan manis didenger. Ada banyak nih, jadinya aku pisahin jadi beberapa part. apa aja? Check it out!

1. KARA- I am (Ing)
lagu ini sebenernya lagu sedih. tapi lagunya enak banget didenger. kesannya, lagu sedih yang menyentuh tapi nggak menyayat hati. versi asli maupun versi acousticnya sama-sama enak. seperti apa lagunya?


ni, salah salah satu video performance mereka di showcase. lagunya bagus, g banyak nada sulit, sederhana dan enak didenger. mau coba denger?

2. SNSD- Forever
lagu yang satu ini juga lagu cinta. lagunya bagus banget, ada beberapa nada sulit juga. lagu ini dipakai juga buat OST Drama Pasta. kalau nyanyi lagu ini berasa mantep banget, perasaan dalam hati tersampaikan. :)


3. KARA- Dear Kamilia/ Ima Okuritai Arigatou
ini lagu romantis buangeett.. tentang rasa terimakasih pada seseorang. Dear Kamilia judul lagu versi koreanya, Ima Okuritai Arigatou yang versi Jepangnya. dua-duanya sama bagusnya.

Dear Kamilia

Ima Okuritai Arigatou

4. SS501-Never Again
buat lagu ini, cuma bisa bilang bagus banget. dengerin sendiri aja. :)

Part I segini dulu deh..
tunggu postingan selanjutnya, ya.. My Favourite Ballad Songs Part II
Jangan lupa, Tetep Semangaaatt!!

Sumber: videonya langsung dari Youtube, jadi liat sendiri aja sp yang punya lapak. hehe.. :)

PINKU PINKU

Diposting oleh Camelia di Selasa, Maret 27, 2012 0 komentar
Terlambat untuk mempostingnya. gapapa deh, cuma mau menunjukkan rasa terimakasihku bwt temen-temen yang inget hari aku dilahirkan. Just wanna say thanks for that surprise event, the cake and the gift. hope we always  be friends.
sempet mikir "jangan2 dikado figure". hehe.. maklum, lagi pengen. tapi hadiah kalian bukan hadiah yang aku inginkan, tapi hadiah yang aku butuhkan. lagi pengen beli sepatu karet, eh.. udah dikasih. tengkyu berat ya.. sorry kalo kemaren aku ga mengapresiasikan dengan baik rasa terimakasihku, lagi buru-buru pergi, sih..
mau pamer sepatu baruku.. foto-foto ini aku ambil setelah beberapa jam buka kado. jadi kronologinya gini:
dikasik kehutan --> berangkat ngelesi asap --> ditengah les izin ke KM, trus buka kado --> melanjutkan agenda lain --> baru deh motret tu sepatu.

oke, ga usah banyak cing-cong, ini dia hadiah yg aku dapet. ^_^

foto-foto sepatu dari berbagai sisi





Minggu, 26 Februari 2012

Pengakuan Dosaku (untuk segenap teman yang aku sayangi)

Diposting oleh Camelia di Minggu, Februari 26, 2012 0 komentar

mendengar pengakuan dosa seorang senior, bikin aq juga pengen melakukan pengakuan dosa. dosa yang mau kuakui mungkin bukan dosaku pada kalian, tapi dosaku pada diriku sendiri. selama ini ternyata aku sangat manja, cuek dan egois. pernah bapakq bilang "berlatihlah untuk tidak hanya memikirkan dirimu sendiri, cobalah memikirkan orang lain." kali lain, pas aku bertengkar dengan bapakq, beliau berkata "kamu egois" padaku.. waktu itu aku sakit hati bangent banget, nangis, dan mohon maaf sambil rada g ikhlas karena merasa aku benar. sekarang.. setelah umurku sudah bukan belasan dan pikiranku lebih dewasa, aku menadari bahwa terkadang aku memang egois.

aku egois dan sering lari dari tanggung jawab. walau mungkin hanya tanggung jawabku pada diriku sendiri. kadang berfikir, apa yang akan aku dapat jika aq melakukan ini? apa untungnya kalau aq ikut organisasi ini? ilmu, ya aku akan dapat ilmu. itu alasan yg baik sebenarnya, tapi organisasi tidak hanya membutuhkan orang yang haus ilmu, namun orang yang mau mengurusinya. karena jika suatu organisasi sudah defisit orang yang mau mengurusnya, maka akan hilanglah tenmpat buat orang2 yang cuma mau ilmu sepertiku.

ketika aku mengikuti sebuah perkumpulan, ketika aku tahu aq akan dapat ilmu darinya, aku memasukinya. aku datang cuma buat ikut pematerian atau acara menyenangkan lain. ketika suatu acara dan kepanitiaan dibentuk, aku akan ikut andil hanya untuk ngeksis. hal ini aku lakukan bukan atas kesadaran, tapi hanya mengikuti mood. ketika akhirnya moodku lg g enak, males ngapa2in, maka aku akan cari2 alasan biar ga datang. setan emang ada dimana2, pas kayak begitu, aku jd pembohong dan penipu ulung. gimana caranya aku membuat sekenario agar aku ga terlihar bersalah walau aku ga melaksanakan apa yg aku janjikan.

aku lari dari sesuatu yg aku benci. ketika aku ga mau melakukannya, aku akan lari. ketika menemui masalah berat, lagi2 aku lari, mengeluh, mencari alasan agar aku tidak menghadapinya. aku pengen bebas, tak terikat. so what kalo aku emang g mau? daripada aku ada tp setengah2? itu dulu yg aku pikirkan.

lalu Allah mengikatkanku dengan datangnya masalah bertubi-tubi hingga membuatku merasa aku tak akan mampu. ketika masalah datang, aku selalu minta dimaklumi, dimengeri, diwakili. namun, yang aku pelajari dari cobaan yang baru saja aku lewati, masalah akan selesai ketika kau menghadapinya. ketakutan akan sirna ketika kau coba memberanikan diri, dan sikapku yang 'selalu ingin kabur ketika suasana tak menguntungkanku' ternyata adalah hal yang sangat memalukan.

Laba2 yang dirusak sarangnya, akan selalu kembali merajut sarangnya, seberapa kalipun sarangnya dirusak kembali. ia tak lari atau berpindah ke tempat lain. ia tetap membuat sarang ditempat yang sama, dengan tekad yang sama, walau tenaga terus terkuras, tak putus asa. lalu kenapa aku harus terus lari? kenapa aku harus sering mengeluh? kenapa aku harus terus menyerah?

mungkin pengakuan dosaku akan sangat panjang jika kutuliskan di dokumen ini. ini baru satu dosa yang aku lakukan pada diriku sendiri (secara tdk langsung pd organisasi yg aku ikuti). tak menutup kemungkinan di masa mendatang akan ada lagi dosa yang aku lakukan. tapi untuk saat ini, biarlah aku memperbaiki diriku. tak mengulang dosa yang sama. Teman2ku, nakamaku, keluargaku. bantulah aku untuk selalu bangkit dan belajar untuk tidak mengulangi dosaku. ingatkan aku untuk tidak selalu lari ketika masalah datang. terimakasih telah menemaniku hingga saat ini. selanjutnya secara lancang aku mohon teman2 tetap dapat menemaniku hingga waktu yg tidak ditentukan.


nb. yuk, mulai latihan bicara dr hati ke hati. blak2an gpp.. katakan yg ingin kau katakan, tapi berusahalah dengan baik agar qt tdk saling menyakiti. Love u all.. my friend :)

Minggu, 25 Desember 2011

Bingung Mau Dikasih Judul Apa, Jadi Dibiarkan Begini Saja.

Diposting oleh Camelia di Minggu, Desember 25, 2011 0 komentar

Mengoreksi diri sendiri. Aku sadar bahwa aku orang yang mudah gamang, mudah berganti mood. Aku tidak terlalu pandai, tidak terlalu cantik, suka menyanyi tapi suaraku tidak terlalu bagus. Tidak ada yang benar-benar aku kuasai saat ini. Bahasa inggris, bahasa arab, bahasa korea, semua kukuasai hanya bagian dasarnya saja.
Selama ini aku merasa menulis tentang aku yang seperti ini, akan menjadi suatu cerita yang menarik. Menceritakan aku yang biasa-biasa saja. Yang meyerah sebelum mencapai garis finish. Mencoba menyusun kata2 agar kisahku menjadi kisah yang bagus untuk dibuat suatu cerita. Mencoba, mencoba, mencoba, tapi selalu tak selesai.
Lalu aku menyadari, tidak ada gunanya menuliskan diriku yang seperti ini. Mengapa tak kucoba membuka lembaran baru? Menuliskan aku yang baru pada secarik kertas baru. Menuliskan aku yang gigih berusaha, hingga garis finish, menuliskan aku yang biasa saja, tapi berkemauan keras. Menjadi aku yang mengejar  banyak impian.
Kini aku mendeklarasikan diri untuk berhenti menuliskan aku yang payah, menghapusnya, dan memulai menuliskan aku yang baru!karena tanpa menghentikan aku yang seperti ini, cerita tentangku tak kan pernah selelsai.
AKU BISA! AKU BISA! AKU BISA!
 

Bunga Rumput Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei