Minggu, 21 Juli 2013

Permainan 'Pura-pura'

Diposting oleh Camelia di Minggu, Juli 21, 2013 0 komentar
Saat kecil, aku sering bermain 'pura-pura'. Sekarang aku tahu, permainan itu bernama 'akting'.

Berjalan di setapak sawah bersama teman, membanyangkan sedang berlibur di rumah nenek. Menemukan tugu pembatas wilayah desa, dan berseru, "Lihat! itu kuburan kakek kita!". untungnya, temanku bisa mengikuti arah permainanku tanpa aku perlu menjelaskan caranya. Ia menjawab, "Iya.". dan kamipun menangis bersama. Tentu saja tangis pura-pura, karena ini permainan 'pura-pura'.

kali lain aku bermain dengannya. Kali ini aku ingin kita ber'pura-pura' sedang diculik. Temanku bertanya, "Kalau kita diculik, siapa penculiknya?"
kujawab, "Jika aku diculik, waktu itu kamu yang jadi penculiknya. Nanti pas kamu diculik, gantian aku. Nah, pas kita sudah sama-sama diikat, penculiknya dibayangkan saja. Dibayangkan ada."
dan temanku lagi-lagi tahu cara bermain tanpa banyak bertanya. Ia menjawab, "Aku mengerti"

dan kami pun bermain. Menyenangkan. Saat itu aku benar-benar merasa sedang diculik dan akan dibunuh. hahaha... permainan yang mengasyikkan.
Tanpa tali untuk mengikat, di beranda rumah tetangga, kami bermain berdua.

Kurasa masa kecilku sangat bahagia.

Siapa?

Diposting oleh Camelia di Minggu, Juli 21, 2013 0 komentar
Sebenarnya, siapa yang kuharapkan? apa?

Sang rumput?
Angin?
Matahari?

Siapa?

Perlukah kubertanya pada kunang-kunang?

Kusa no Hana

Diposting oleh Camelia di Minggu, Juli 21, 2013 0 komentar
Kusa no Hana, bunga rumput. Bunga yang kuat. Berkali-kali diinjakpun akan tetap berdiri. Pasangan yang cocok untuk sang rumput. Bahkan sangat sulit dicabut. Setia, bukan?

Anggrek, aku pernah sangat mencintai bunga itu. Karena anggrek tidak wangi, elegan, dan indah.
Mawar, aku cukup tak menyukainya. Selain berduri, arogan, dan sedih.

Bunga rumput. Indah, sederhana, kuat. Tak butuh dirawat, mandiri, tidak sombong dan tidak wangi. Aku belum seindah bunga rumput, hanya aku ingin sekuat bunga rumput. Agar aku bisa tetap bersama sang rumput. yang kuat menancap di tanah, yang tidak mudah putus asa, yang selalu setia, dan rela berkorban.

Aku tidak membenci anggrek, pun aku masih menyukainya. Namun hanya sebatas kekaguman. Mungkin suatu saat anggrek bisa berteman baik dengan bunga rumput. siapa tahu?

dan satu pesan dari bunga rumput pada angin:
"Angin yang berhembus perlahan, terimakasih telah memberiku kesejukan. Tak apa jika kau ingin lebih kencang berhembus. Jangan terlalu memikirkanku. Anggap saja sebagai balas budiku atas pengertianmu. Tak apa jika kalu ingin badai, karena kau tahu, aku akan tetap mencoba untuk berdiri. Aku masih akan bersamamu, menunggumu. kita masih akan berteman, selama matahari masih menatap.

Passion

Diposting oleh Camelia di Minggu, Juli 21, 2013 0 komentar
Passion. do you have one? everyone must have their own passion. what's my passion?

Aku, terlahir di keluarga biasa saja. gadis biasa. semuanya biasa saja.

Waktu kecil, aku dijuluki "anak nakal", "jahil", "usil", dan... apa ya.. aku sendiri tak banyak ingat. yang kuingat adalah saat kecil, aku selalu merasa memiliki tenaga yang meluap-luap, dan bisa melakukan banyak hal.

kembali lagi pada passion. Apa passionku? Jawaban dari pertanyaan itu, sebenarnya sudah lama aku tahu. Bahkan saat aku kecil. Namun, tentu saja saat kecil aku tak begitu menyadarinya, passionku bukan 'cita-cita' ku. aku tahu, lingkungan juga sangat berpengaruh.
aku terlahir sebagai seorang muslim dan aku bersyukur. I love Islam so much dan this religion get along well with my logic. Mungkin jika aku tak dilahirkan di keluarga muslim pun, aku tetap memilih islam.
tapi sayangnya, passion yang kumiliki tidak bisa berjalan beriringan dengan agamaku. setidaknya itu yang masih kupahami saat ini. Entah di masa depan aku memiliki pemahaman lain, bisa jadi. Karena ilmu Allah itu luas dan aku belum memiliki secuilpun darinya.

Passion, dapat membuat seseorang menggila. Apalagi jika ianya tidak 'berhubungan baik' dengan prinsip agama. Tak jarang demi passion, seseorang menggadaikan agama. Menyangsikan keberadaan Allah.

Untung saja, aku lebih dulu mencintai Islam, sebelum aku menyadari passionku.

Aku sadar, ia terlalu berharga untuk digadaikan demi sebuah passion.

Minggu, 12 Mei 2013

Semakin Belajar, Semakin aku tak mengerti

Diposting oleh Camelia di Minggu, Mei 12, 2013 2 komentar
"Semakin aku belajar, semakin aku tak mengerti."
"Ternyata matahari terbenam di barat, ya.. hampir saya Bakabon membohongiku"
Dua quote di atas aku dapat dari My Boss My Hero, dorama jepang. Bagi yg udah nonton pasti tau bagusnya dorama ini. Quote ini pernah aku sebut di postinganku Quote-quote Keren

Quote di atas terdengar keren di telingaku. Terutama quote kedua, itu kalimat terfavoritku di My Boss My Hero. Rasanya dari kalimat itu aku bisa belajar dua hal:
1. Belajar itu sangat penting
2. Belajar dari orang bodoh akan membuatmu tambah bodoh (Bakabon-tokoh kartun yg bodoh)

Semua orang tahu pentingnya belajar. entah itu di sekolah, di rumah, di manapun. dan semua orang juga tahu pentingnya ilmu. entah itu terpaksa tahu atau dengan senang hti mencari tahu. kadang, ilmu yang kita anggap kurang bermanfaat bagi kita ternyata justru sangat bermanfaat di masa yang akan datang. mungkin bukan untuk kita, tapi untuk orang lain dengan perantara kita. Oleh karena itu, sangat berbahaya ketika ilmu itu kita sepelekan. kadang -aku sendiri juga- masih merasa, "ah, nggak penting aku belajar ini." atau "aku nggak suka belajar ini". dan pernyataan itu dijadikan kambing hitam untuk malas belajar. Padahal semuanya adalah ilmu Allah, dan tentulah manfaatnya besar. Namun, memang belajar itu perlu prioritas. bukan berarti menyepelekan suatu ilmu, hanya lebih baik belajar yang lain dulu. nah, kalau pendapat yang seperti itu, sih bagus. Karena kita tahu, walau ilmu Allah itu tidak terbatas, tapi otak kita itu terbatas -walau otak diciptakan dengan luar biasa-. 

Yang lebih berbahaya lagi adalah kita belajar dari orang yang salah, mengamini ilmu yang salah, dan tidak merasa salah. Itulah yang saya bilang belajar dari orang bodoh itu membuatmu semakin bodoh. Bukan berarti menutup diri dari ilmu orang yang bodoh. Karena kita juga nggak bisa, kan menyatakan orang ini bodoh, orang ini todak. bukan hak kita menghakimi intelegensi orang lain. Hanya saja, agar tidak menjadi pembelajar yang bodoh, kita perlu menyaring semua informasi yang masuk. bukan asal percaya mentah-mentah. Klarifikasilah, dari buku atau dari sumbernya langsung jika itu memungkinkan. jika belum yakin ilmu itu benar, ya jangan dipercaya dulu, apalagi disebarkan. karena berarti itu hanya menyebarluaskan kebodohan. Kalau semua bisa lebih arif dalam menerima ilmu, maka berita hoax yang terus menyebar dan dipercaya bisa dihindari (ya, kan?). Gambaran aja, hadits sampai ke kita, dinyatakan shahih juga hasil kerja keras para perawi untuk menelusuri riwayat hadits sampai sumber yang dipercaya. Jadi, tentu bukan hal yang sulit untuk sekedar mengklarifikasi ilmu atau informasi. apalagi sekarang, bisa tinggal searching. tapi tentu saja, mode filter tetep on. 

udah gitu aja, postingan kali ini jadi panjang juga. sip, semangat teman2! ^0^


Quote-quote Keren

Diposting oleh Camelia di Minggu, Mei 12, 2013 0 komentar
Aku pengen nulis quote2 keren yg menginspirasiku. beberapa di antaranya bener2 bikin aku bangkit setelah gamang dan perenungan panjang. mungkin terlihat biasa saja. tapi aq suka kalimat2 ini. aku dapetnya dari orang terdekat, buku, komik, film, lagu, dorama, dll ^^
yuk, dinikmati (ini nggak urut per impact lo..):
1. Suksesmu dikemudian hari, ditentukan usahamu hari ini (My Babeh..)
2. The bad news is time flies, the good news is you're the pilot (Quotediary-dpet dr aini)
3. Aku akan menjadi raja bajak laut apapun yang terjadi, kalau aku harus mati untuk mendapatkannya, akan kulalui. *kurang lebih gtu (One Piece)
4. "Maaf, mungkin ini kasar. tapi aku tak suka melihat orang putus asa di depan mataku." (La corda D'Oro vol. 8)
5. Orang sukses itu bkan diliat dr brapa kali dy jatuh, tapi berapa sering dy bangkit kembali (Lupa dr mana *hiks)
6. Omaetachi wa ore no nakama-da! (Luffy-One Piece)
7. "Aku sedang berjuang, sekarang aku di sekolah.. sedang berjuang" aku tak akan kalah lagi (Life vol 11)
8. Jangan mengasihani diri sendiri! Orang yg paling menyedihkan di dunia adalah orang yang mengasihani diri sendiri. (lupa bca di mana)
9. Semakin aku belajar, semakin aku tak mengerti. *tambahan: Ternyata matahari terbenam di barat ya.. hampir saja bakabon membohongiku. (My Boss My Hero)
10. Gantungkan impianmu 5 cm di depan keningmu! dst (5cm)
11. Going to the extra miles (Negeri 5 Menara)
12. Don't worry, it's ok baby. please move forward. Leave today behind, let it be Yesterday, and face tommorow with a better life (kata hatiku.. :))
13. Riz, jangan khawatir dengan masa depan! Khawatirlah jika kamu nggak bisa lakukan yg terbaik untuk hari ini! *ini saat aq merasa galau dg masa depanku

itu dulu deh.. masih bnyak yg lain. maklum aku orangnya gampang badmood. jadi, perlu kayu bakar yg banyak untuk membakar semangatku.

Lagunya G.O.D yg ROAD juga menggugahku. pas banget saat itu aq merasa nyasar. kalaupun nggak, aku lagi bimbang dan g pede. lahu ini penguat. ^^

Thanks God for let me know G.O.D

bonus, nih liriknya: *repost sih...

Where is this road I'm taking leading me to, where that place is. i don't know i don't know i don't know but i'm walking this road today also

i wonder if people all have their chosen way to go or if they make their own ways.. i don't know i don't know i don't know but i'm walking this road like this again

i wonder why i am standing on this road i am at right now
if this is the right way to go
if my dreams will come true at the end of this road..

i wonder what really gives me pleasure, money, reputation, or the ones i love
i want to know i want to know i want to know but i can't figure it out yet

i want to say that this is my road with confidence and believe in my faith, and never turn back, never regret my choices.. i want to walk like that i want to walk like that i want to walk like that but i still don't have any confidence

what am i dreaming of, who is that dream for
if those dreams come true would i really be happy
oh~ where am i.. really going right now
what do i really have to live for

all i wonder why i am standing on this road i am at right now (why this road)
if this is my right way (is this really my right way)
if my dreams will come true at the end of this road.. (will my dreams come true)

i want to say that this is my road with confidence and believe in my faith, and never turn back, never regret my choices.. i want to walk like that i want to walk like that i want to walk like that but i still don't have any confidence

intinya yg aq pelajari dr lagu ini, Walau aku ngerasa jalan yg aku tapaki salah, walau aku ngerasa nyasar, inilah yg terbaik karena ini jalanku dan aku ingin berjalan di jalan ini dengan percaya diri. Apa yg sebenernya ingin aku lakukan dalam hidup? lagu ini membuat aq berpikir begitu. "Menjadi orang yang bermanfaat" adalah jawaban terbaik yg kutemukan dalam hatiku. =D

Semoga bermanfaat!

Jumat, 10 Mei 2013

Rindu Malam

Diposting oleh Camelia di Jumat, Mei 10, 2013 0 komentar
Ketika merindu belum boleh bagiku
ketika hati terasa rapuh
ketika semua abu-abu karena rasa yang belum halal bagiku
yang kuharap hanya pertolonganMu untuk menghalalkan rinduku
atau menghilangkannya

karena sesungguhnya, penantian dalam rindu
dalam rasa yang tak terdefinisi
membuatku tersaruk
lagi
dalam kegelapan malam

Selasa, 07 Mei 2013

Mengejar Impian Ternyata Tidak Mudah

Diposting oleh Camelia di Selasa, Mei 07, 2013 0 komentar

Mengejar impian itu ternyata tidak mudah. Sangat frustasi rasanya ketika apa yang kita inginkan tidak dapat terpenuhi. Sedih rasanya ketika harapan tak bersambut. Putus asa rasanya ketika doa belum terkabulkan.

Kurangnya tekad, sering menjadi penghalah terpenuhinya harapan. Keinginan mendapatkan kuat, tapi tekad kurang. Tekad menentukan kerasnya usaha kita. Kadang kita berteriak pada diri sendiri, “Semangat! Semangat! Aku pasti bisa bangkit sekali lagi.”, namun sedikit halangan membuat usaha berkurang.

Aku harus bangkit sekali lagi. Benar-benar bangkit. Tampar dirimu sekuat tenaga Rizqia! Bukan hanya modal semangat, tapi tekad kuat dalam hati, dengan sedikit bicara banyak bekerja. Belajarlah lebih berat! Usahalah lebih keras! Pasti masih ada waktu.
Berapa lama lagi waktu kuliahmu? Sisa semester ini, maksimalkan Riz! Kuatkan tekadmu! Ingat orang orang tua, ingat Allah! Ingat mimpi-mimpimu! Harapan-harapan tinggimu. Kerjakan semuanya dengan kenikmatan. Jangan lari dari matakuliah yang kau benci. Semua pasti ada manfaatnya.

Lihat kebelakang, amati langkah yang telah kau buat. Mungkin selama ini kau terlalu banyak melenceng dari jalan tujuan, atau mungkin tapak langkahmu kurang mantap. Lalu lihatlah ke depan, buatlah langkahn lebih mantap dan lebih lurus. Jalan impian terkadang terlalu sempit. Harus kau ambil jalan yang lurus agar tidak jatuh ke jurang di sampingmu. Ucapkanlah “Akan kuperbarui langkah ini, dengan niat yang kusempurnakan. Aku yakin Allah bersamaku, Bismillahirrahmaanirrahiim.. 

Berhenti terlalu menikmati zona nyamanmu, berlayarlah ke zona tak nyaman. Berjalanlah dalam penderitaan, maka kau akan benar-benar menikmati kebahagiaan. Tingkatkan ibadahmu. Sambung amalan yang terputus. Allah pasti akan menolongmu. “Sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada kemudahan”, itu janji Allah. Jangan meragukanNya! Innallaaha ma’ana. Man Jadda wa jadda. Semangat! Allahuakbar!

Senin, 06 Mei 2013

MAS JOKO

Diposting oleh Camelia di Senin, Mei 06, 2013 0 komentar

Aku duduk sendiri di kantin sambil membaca serial One Piece no 25. Entah sudah berapa kali aku mengulang baca komik-komik One Piece-ku yang Cuma 25 buah.
“Suaramu tadi lumayan juga, Ris!” teriak Dita sambil menghampiri dan merangkulku.
“Aish.. bilang aja mau ngejek. Ga usah basa basi, lagi!” cibirku.
“Makanya, jangan telat lagi, lagian ngapain juga kamu nongol? Biasanya kalo telat kamu bolos, kan? Tapi serius, suara kamu nggak malu-maluin kok. Jadi pengen denger lagi.”
“makasih deh, pujiannya…  berarti besok gue telat lagi aja, ya?” timpalku bercanda. Atau bakal beneran? (jangan lagi deh!)
“Hahaha, iya! Ide bagus, tuh!” Yuri ketawa ngakak. “Sip, sip.. gue tunggu deh pokoknya penampilan selanjutnya.”
Seorang pria lewat di depan kami. Stylenya asik banget! Rambut gondrong sampai tengah leher, hampir menyentuh bahu, sih. Jamnya gede, rambutnya dikuncir kayak samurai, kaosnya item pake rompi jeans. Thumb up! Tapi kayaknya aku jarang lihat pria itu, kakak angkatan kah?
Dita, pernah liat tu cowok nggak? Yang barusan lewat.” Tanyaku padanya.
“Yang mana? Oh.. yang dikuncir? Dia kan Kak Joko, sekelas sama kita juga tau kalau kelas Biokimia. Tapi dia kakak angkatan, ngulang kayaknya
“Ehh..! Masa? Kok aku nggak tau?!” sergahku kaget.
Sambil memasang muka ‘of course’ Dita bilang, “Yah… secara dia sejenis sama kamu, tukang telat, tukang bolos! Pas dia masuk, kamu nggak masuk kali. Emang kenapa? Jangan-jangan! Kamu tertarik padanya, ya?!”
“Yee, ngomong sembarangan! Nggak mungkin banget!“
“Halah, salting!” Yuri cengengesan sambil memukul kepalaku pelan.

********************************

Kulihat dia kebingungan melihat bungkusan kecil berpita ada di dalam tasnya. Tentu saja! Baru ditinggal sebentar ke kamar kecil, balik-balik bungkusan itu sudah ada.
“Risma, kamu tahu siapa yang memasukkan kotak ini di tasku?” tanyanya padaku.
“Nggak, Kak. Mungkin emang udah ada dari tadi sebelum kamu dateng ke basecamp. Dahinya mengernyit agak lama, lalu mengangkat kedua bahu. Lalu berpamitan pulang. tak lama setelah itu, aku pulang juga setelah mengunci pintu sekretariat MAPALA. Dita sudah menantiku.

********************************

47 detik lagi. Lagi-lagi bertemu lampu merah. Seorang remaja mendatangiku meminta-minta. Kuberikan isyarat tidak. “Ayolah, mbak.. buat makan.. lima ratus aja nggak apa-apa, mbak..” ia merengek. Aku hanya memasang senyum seraya memberikan isyarat tidak.  ia pun berlalu mendatangi pengendara motor yang lain, melakukan hal serupa. Aku benci pengemis. Terutama yang masih muda dan kuat.  Mengemis itu adalah pekerjaan pemalas. Hanya meminta, apa susahnya?
“Tiiin.. ttiinn..” klakson mobil belakang membuyarkan lamunanku. Sudah lampu hijau. Kujalankan motorku.
Kutepikan motorku di depan warung tenda pinggir jalan. Lapar, belum makan lagi sejak sarapan.
“Pecel lele satu, mas!” pesanku pada mas-mas penjaga kasir.
“Oke, mbak. Joko, pecel lele satu!”
“Sip!”
Eeeengg..  sepertinya suara itu tidak asing. Kulongokkan kepalaku memandang sosok yang membelakangiku. Sepertinya benar itu dia. Tapi, masa’ di sini? Menghilang satu semester dari kampus dan dia ternyata ada di sini? Dia bekerja? Tubuhnya terlihat lebih kurus dari tiga bulan lalu, terakhir aku melihatnya. Rambutnya bertambah panjang sebahu, dikuncir ke atas.
Deg! Dia berbalik. Benar! Itu benar-benar dia. Sontak aku berdiri. Pengunjung lain memandangiku. Mas penjaga kasir juga memandangku heran. Aku pura-pura membenarkan baju karena malu. Ah, aku lepas kendali. Siapa suruh dia menghilang selama itu. Apa tadi dia melihatku? Apa dia menyadari kehadiranku? Sesekali kulihat punggungnya sibuk meracik bumbu dibantu Mas penjaga kasir. Aku tak berani menyapanya. Takut salah tingkah. Mereka mengobrol. Apa yang mereka obrolkan? Ah, nggak terdengar. Aku berdalih mengambil kerupuk di meja yang paling dekat dengan meja kasir, agar bisa mendengar obrolan mereka. Sempat kulirik Mas Joko. Eh, tunggu. Itu jam dariku! Dia masih memakainya. Aku puas, walau kutahu dia tak tahu aku pengirimnya.
“Tapi jadinya kamu tetap menerima hal itu, kan?” tanya Mas penjaga kasir.
“Iya, tidak terlalu buruk.” Jawab mas Joko.
“Istrimu diboyong ke Jogja juga?”
“Iya.”
 Iya?
Dan akupun semakin menyadari. Ternyata memang untuk selamanya aku hanya bisa  menjadi penggemar.

-0-

Belajar Maskeran

Diposting oleh Camelia di Senin, Mei 06, 2013 0 komentar
Dulu aku pernah nyobain pake masker garnier yang biru. Iseng-iseng. Sebelumnya pernah nyoba pake peel-off mask yang kuning. Peel-off mask. Pertama coba, gagal pake! Ternyata makenya g kaya yang kuning. Alhasil, maskernya g kering2, nggak bisa diklethek dan aku bete banget. L
garnier-mask self heating
Kenapa nggak kering ya.. padahal udah lama bget. Terus aku tipisin lagi maskernya, tetep aja g kering2. Sebel banget. Ya udah, aku bilas aja langsung. Eng ing eng.. wow, mukaku jadi bersih banget. *0*

garnier-mask peel-off
Puas banget sama hasilnya. Akhirnya rasa bete dan jengkel ilang seketika, berubah jadi seneng. =D
yah.. walau cara makenya salah, hasilnya tetep bisa dirasain kok. Beda sama garnier mask peel-off yang kuning, masker ini nggak bening. Teksturnya kaya masker pasta biasa. Warnanya biru muda. Karena ini masker heating sauna, pas dipake rasanya anget2 gitu. Tapi hasilnya memuaskan. Pokoknya seneng. 

dan beberapa hari kemudian, adekku bilang. "Mbak, mbak, kemaren tu yang kita pake emang bukan masker peel-off. self-heating sauna itu emg cm masker biasa. yo panteslah ditunggu berjam-jam nggak kering." bwahahahaha... ternyata akunya yg nggak teliti baca deskripsi. dan bener juga, di bungkusnya nggak ada keterangan itu masker peel-off! -__-'
seenaknya aja aku menganggap itu masker peel off dan marah-marah gara-gara ngerasa gagal. haha.. 
ceroboh, sih.. #masih senyum2 sendiri.


Silahkan mencoba ^^

 

Bunga Rumput Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei